Wajib Untuk Mengetahui 6 Aliran Yoga Ini

  • by
Share to your loved ones...

Aliran dalam latihan yoga sebenarnya sangat luas ketimbang deretan pose asana yang kerap Anda lakukan selama ini. Hingga kini, setidaknya ada 6 aliran yoga di dunia yang memiliki sejarah, filosofi, serta tujuan berbeda satu dengan lainnya.

 

Dan mungkin Anda pernah memadukan beberapa aliran sekaligus saat berlatih.  Sebelum mengenal lebih dekat mengenai ke-6 aliran yoga tersebut, mari kita singgung sejenak mengenai kepercayaan maupun golongan yogi/ yogini berikut yang mungkin belum pernah Anda ketahui selama ini.

1. Dualism Рmerupakan sistem kepercayaan yang memisahkan antara alam (Prakriti) dan kesadaran, atau dengan lain kata diri sendiri dengan lingkungan sekitar, dan Tuhan.
2. Non-dualism –¬† tentu saja merupakan kebalikan dualism karena penganutnya percaya bahwa segala sesuatu adalah satu kesatuan. Baik itu alam, kesadaran, Tuhan,, maupun diri sendiri, semua dibuat dari elemen yang sama sehingga tak ada pemisahan.
3. Brahmin merujuk pada seseorang dari kalangan atas (sama seperti kasta Brahma di India) yang kaya, makmur, atau memiliki pekerjaan baik. Dulunya, para bangsawan, sarjana, serta pemuka agama yang dianggap layak masuk golongan ini.
4. Householder erat kaitannya dengan mereka yang rata-rata, sama seperti orang kebanyakan saat ini yang mempertahankan kehidupan dan keluarganya dengan bekerja keras.
Lantas apa sajakah 6 aliran yoga yang disinggung di atas tadi?

 

1. Raja yoga

 

Berdasarkan namanya yang mengandung unsur pimpinan, bangsawan, atasan, serta raja, maka aliran ini dianggap sebagai yang terbaik dan tertinggi dalam yoga. Biasanya aliran yang disebut juga dengan Classical Yoga tersebut bertujuan untuk mengontrol pikiran serta intelek pelakunya melalui meditasi. Dan agar bisa melakukan dengan maksimal, maka Raja Yoga membutuhkan disiplin diri yang sangat tinggi.

Baca:  10 Ide Berlatih Yoga Ketika Sedang Berlibur

Aliran yang termasuk dualism dan dilakukan oleh para Brahmin tersebut biasanya melibatkan latihan inti seperti meditasi, Svadhyaya (belajar ilmu suci), Tapas (disiplin diri), serta Brahmacharya (kemurnian).

 

2. Jnana yoga

 

Aliran yang berhubungan dengan kebijaksanaan dan pengetahuan ini erat kaitannya dengan pengenalan yang benar akan diri sendiri. Meski sepintas terlihat mudah, namun tuntutan pengenalan akan roh, jiwa, tubuh secara mendalam jelas membutuhkan meditasi dan juga Svadhayaya yang menantang untuk dilakukan.
Baik penganut non maupun dualism bisa melakukan latihan yang relatif dengan open minded tersebut, dan biasanya para Brahmin yang mampu melakukan aliran yoga jenis ini.

 

3. Tantra yoga

 

Tantra yoga mengeksplor semua aspek, sensasi, maupun energi yang ada pada tubuh serta pikiran. Aliran yang pada 500 SM merupakan salah satu agama tersebut menjadi sistem kepercayaan utama masyarakat India dan dalam praktiknya, melibatkan pemujaan, visualisasi, serta meditasi.
Mendengar istilah tantra, banyak orang menghubungkannya dengan seks secara spiritual, namun sebenarnya maknanya lebih luas ketimbang itu. Aliran yang termasuk non dualism dan kerap diminati oleh para householder ini biasanya melibatkan mantra, yantra, kriya, pranayama, asana, meditasi, serta visualisasi dalam aktivitasnya.

Baca:  5 Macam Gerak Yoga dan Nilai Positifnya

 

4. Hatha yoga

 

Arti sesungguhnya dari aliran ini adalah mengubah tubuh secara fisik dan pikiran melalui eksperimen, gerakan, dan kekuatan fisik. Aliran inilah yang mungkin paling sering Anda praktikkan saat berlatih yoga karena memiliki beragam julukan lain seperti Power yoga, Vinyasa yoga, dan lain-lain. Oleh karena tak asing, maka para householders-lah yang kerap menjadi penganut aliran non-dualism tersebut. Dalam praktiknya, Hatha yoga melibatkan gerakan asana, pranayama, mudra, meditasi, ritual penyucian, bandha, mantra, kriya, atau lainnya yang berhubungan erat dengan tubuh fisik.

 

5. Bhakti yoga

 

Didasarkan dari hati, cinta, serta pengabdian kepada dewa terpilih (Ishta Devata), maka seluruh gerakan yang terlibat dalam cabang yoga satu ini erat kaitannya dengan pemujaan. Lagi-lagi para householders dan penganut sistem dualisme yang kerap terlibat dalam ajaran ini.

 

6. Karma yoga

 

Yang terakhir adalah karma yoga yang dilandasi pada pemberian tanpa mengharap imbalan sebagai prinsip dasarnya. Semua gerakan yang berhubungan dengan pikiran, pemberian, pelayanan, pengabdian, dan anti-kekerasan termasuk dalam ajaran yang diminati oleh para householder tersebut.

 

emma NewlynEmma Newlyn

Emma is guest writer for EkhartYoga. She is a musician, yoga teacher and blogger from the UK, with a passion for spreading wellbeing and happiness to others.