7 Kesalahan Guru Yoga

  • by
guru yoga

Anda seorang guru yoga?

Anda telah menemukan sesuatu yang anda cintai, yaitu mengajar dan membantu orang lain. Beruntunglah Anda !

Anda telah membangun diri dan belajar bagaimana memimpin kelas yoga dengan baik. Tetapi apakah bedanya memimpin kelas dengan ber-interaksi secara benar dengan murid-murid?

Hal ini sangat penting diketahui dan dipelajari. Apabila tidak, murid tidak akan kembali dan anda akan ditinggalkan. Berikut adalah 8 faktor utama dimana murid tidak menceritakan kesalahan-kesalahan pada waktu anda mengajar:

 

1. Terlalu serius dalam mengajar

Pernahkan anda berkata: “Maaf, saya tidak mengetahuinya” ketika melakukan kesalahan atau memang tidak mengetahui suatu topic? Apabila ya, anda telah menunjukkan bahwa anda sangat fleksibel , masih ingin terus belajar dan tetap menjadikan diri manusiawi (human being).

Murid pasti mengetahui apabila anda mengemukakan alasan untuk menutupinya. Dengan mengakui kelemahan, anda memberi kejujuran kepada murid.

 


guru yoga2. Tidak Inspirational

Mungkin anda terlalu banyak mengajar kelas yoga sehingga terasa bosan dan murid merasakannya. Anda tidak terlihat inspirational.

Penting diketahui, mengajar yoga bukanlah hanya pekerjaan semata. Tetapi anda membantu dan memberikan inspirasi kepada sesama untuk tumbuh . Apabila merasas burn-out atau bosan, kembalilah untuk belajar dan beristirahat sehingga passion anda tetap tinggi.

 

3. Tidak Rileks (kelihatan terburu-buru)

Jangan sampai anda mengajar dan terburu-buru. Mungkin anda mempunyai sequence yang baik dan harus dilakukan semuanya serta tidak mempunyai banyak waktu. Dan dengan demikian anda kejar waktu tersebut dan menekan murid untuk bisa mempelajarinya semua.

Baca:  3 Trik Kundalini Yoga Dapat Sembuhkan Insomnia

Hal ini tidak baik. Karena meskipun anda sangat kompeten di yoga, anda harus menunjukan semua gerakan yoga dalam bentuk yang bagus dan anggun. Tidak boleh terlihat terburu buru.

Mengajar yoga juga memberikan sharing pengalaman diri. Maka itu, tidak perlu terburu buru sehingga tidak terlihat rileks.

 

4. Tidak mempunyai batas sebagai Guru dan Teman

Beberapa guru yoga mempunyai pengaruh yang sangat dalam ke murid-muridnya dan beberapa dari mereka abusing power (menyalahgunakan role sebagai guru).

Hal ini bisa mengakibatkan murid berpikir apakah mereka harus memberikan hutang budi atau tidak dan jelas bisa memberikan dampak negative.

Ada baiknya sebagai guru harus memberikan batas-batas apa yang anda minta atau kerjakan kepada murid-murid.

 

5. Tidak Sensitive terhadap situasi

Ada guru yang memberikan instruksi dan pembenaran pose dengan hanya me- kritik. Payahnya lagi me-kritik di depan orang-orang sehingga situasi sangat tidak baik dan membawa malu.

Atau bisa juga anda terlalu memaksakan murid untuk menguasai suatu pose, sehingga terjadi ketidaknyamanan bahkan injury pada kelas yang anda pimpin. Hal ini sangat tidak baik.

 

6. Terlambat memulai dan mengakhiri suatu kelas

Ada guru yoga yang selalu terlambat dalam mengajar dan/atau terlambat dalam mengakhirinya. Bisa saja murid mempunyai pekerjaan lain atau janji sehingga tidak dapat keluar kelas dan janji harus dia ubah.

Baca:  5 Posisi Senam Yoga untuk Membentuk Bokong Indah Tanpa Jongkok

Sebagai guru, kita harus memberikan contoh untuk menghormati waktu sesame.

 

7. Membedakan system pengajaran dan menjelekan system pengajaran lainnya

Beberapa guru yoga suka sekali menjelekan system lain dan seolah system pengajarannya yang sangat benar dan baik.

Harus diingat, ada banyak sekali aliran yoga dan semuanya baik. Suatu aliran Yoga bisa cocok bagi satu individu dan belum cocok bagi yang lain. Maka itu, berhati-hatilah untuk memberikan komparasi apalagi menjelekan system lain.

Yang harus dilakukan adalah lebih memberikan penjelasan yang bersifat rational dan mengurangi kecelakaan yang terjadi pada posisi advance.

Mengajar yoga adalah suatu advanced practice, anda selalu berkembang dengan nya. Bersyukurlah untuk mendapatkan peluang mengajar dan selalu belajar bersamanya. Dan ingatlah, sesuatu yang murid malas untuk memberitahu kepada anda, adalah sesuatu yang anda patut ketahui untuk terus berkembang sebagai guru.

 

 

Inspired by Kim Roberts writing…

Kim Roberts, MA, is a trained psychotherapist, seasoned yoga teacher, and meditation guide with 25 years of experience in the wellness industry. She is the author of Ashtanga Yoga for Beginner’s Mind and co-founder of Your Fab Yoga Life

Tags: